Pertanyaan : Konektor SATA dan IDE konflik ?
Written by Yuhefizar
Assalamua’alaikum wr wb
Bapak pengasuh yang saya hormati,
Langsung saja pak, komputer saya mempunyai harddisk dengan konektornya menggunakan kabel SATA, sedangkan drive CDROM-nya menggunakan konektor kabel IDE. Sewaktu komputer dihidupkan timbul masalah, yaitu drive CDROM nya tidak terdeteksi, saya sudah coba cek BIOS-nya, namun saya tidah tahu banyak konfigurasi yang ada pada bios tersebut. Spesifikasi komputer saya, prosesor intel pentium 4 dengan Sistem Operasi Windows XP.
Bapak pengasuh yang saya hormati,
Langsung saja pak, komputer saya mempunyai harddisk dengan konektornya menggunakan kabel SATA, sedangkan drive CDROM-nya menggunakan konektor kabel IDE. Sewaktu komputer dihidupkan timbul masalah, yaitu drive CDROM nya tidak terdeteksi, saya sudah coba cek BIOS-nya, namun saya tidah tahu banyak konfigurasi yang ada pada bios tersebut. Spesifikasi komputer saya, prosesor intel pentium 4 dengan Sistem Operasi Windows XP.
- Apakah SATA dan IDE dalam 1 PC tidak bisa berjalan baik ?
- Bagamana solusinya ? (drive CDROM nya tidak memiliki konektor untuk SATA)
Jawaban
Waalaikumussalam wr wb,
Rekan Yanto yang saya banggakan, saat ini penggunaan konektor IDE (sekarang sering disebut PATA (Paralel Advanced Technologi Attachment) secara bertahap sudah mulai ditinggalkan, karena ditemukannya teknologi baru sebagai penggantinya yang disebut SATA (Serial Advanced Technologi Attachment).
Kembali ke pertanyaan anda, motherboard yang ada saat ini selalu menyediakan fasilitas untuk konektor PATA dan SATA secara bersamaan dengan tujuan untuk kompatibilitas dengan hardware versi sebelumnya, yaitu harddisk dan CD ROM. Dan seharusnya tidak ada permasalahan yang terjadi jika digunakan secara bersamaan seperti kasus anda ini. Berikut jawaban saya :
1. Penggunaan konektor SATA dan IDE (PATA) dalam satu komputer secara bersamaan tidak akan menimbulkan masalah, asal konfigurasinya benar.
2. Anda tetap saja menggunakan harddisk dengan konektor SATA dan CD ROM-nya menggunakan konektor IDE (PATA). Jika ternyata, drive CD ROM anda tidak terdeteksi, maka ada beberapa kemungkinan penyebabnya, yaitu :
(a). Kabel power ke CD ROM belum terpasang, atau tidak terpasang dengan baik. Silahkan cek kembali.
(b). Kabel konektor IDE (PATA) tidak terpasang dengan baik, baik dari sisi harddisknya maupun dari sisi motherboard.
(c) Cek konfigurasi pada BIOS, apakah SATA dan PATA-nya sudah diaktifkan atau belum, bisa saja konektor SATA di set aktif, namun konektor PATA-nya diset non aktif. Jika anda tidak tahu tentang konfigurasi BIOS, sebaiknya baca kembali buku manual dari motherboard anda.
(d) Langkah yang juga bisa anda lakukan adalah mengupdate firmware dari motherboard komputer anda, silahkan masuk ke website resmi dari motherboardnya.
Sekedar informasi tambahan, bahwa perbedaan yang mendasar dari konektor SATA dengan IDE (PATA) adalah dari segi kecepatan pembacaan datanya. Sehingga secara bertahap, kedepannya pasti konektor PATA akan ditinggalkan. Disamping itu, pada SATA tidak lagi ditemukan yang namanya jumper, semuanya sudah diset pada bios dan pada motherboard.
semoga membantu.... , jika ada masalah silahkan email saya kembali.
Salam
Yuhefizar a.k.a Ephi Lintau
http://ephi.polinpdg.ac.id
Edisi 47 : Minggu, 30 Desember 2007
Waalaikumussalam wr wb,
Rekan Yanto yang saya banggakan, saat ini penggunaan konektor IDE (sekarang sering disebut PATA (Paralel Advanced Technologi Attachment) secara bertahap sudah mulai ditinggalkan, karena ditemukannya teknologi baru sebagai penggantinya yang disebut SATA (Serial Advanced Technologi Attachment).
Kembali ke pertanyaan anda, motherboard yang ada saat ini selalu menyediakan fasilitas untuk konektor PATA dan SATA secara bersamaan dengan tujuan untuk kompatibilitas dengan hardware versi sebelumnya, yaitu harddisk dan CD ROM. Dan seharusnya tidak ada permasalahan yang terjadi jika digunakan secara bersamaan seperti kasus anda ini. Berikut jawaban saya :
1. Penggunaan konektor SATA dan IDE (PATA) dalam satu komputer secara bersamaan tidak akan menimbulkan masalah, asal konfigurasinya benar.
2. Anda tetap saja menggunakan harddisk dengan konektor SATA dan CD ROM-nya menggunakan konektor IDE (PATA). Jika ternyata, drive CD ROM anda tidak terdeteksi, maka ada beberapa kemungkinan penyebabnya, yaitu :
(a). Kabel power ke CD ROM belum terpasang, atau tidak terpasang dengan baik. Silahkan cek kembali.
(b). Kabel konektor IDE (PATA) tidak terpasang dengan baik, baik dari sisi harddisknya maupun dari sisi motherboard.
(c) Cek konfigurasi pada BIOS, apakah SATA dan PATA-nya sudah diaktifkan atau belum, bisa saja konektor SATA di set aktif, namun konektor PATA-nya diset non aktif. Jika anda tidak tahu tentang konfigurasi BIOS, sebaiknya baca kembali buku manual dari motherboard anda.
(d) Langkah yang juga bisa anda lakukan adalah mengupdate firmware dari motherboard komputer anda, silahkan masuk ke website resmi dari motherboardnya.
Sekedar informasi tambahan, bahwa perbedaan yang mendasar dari konektor SATA dengan IDE (PATA) adalah dari segi kecepatan pembacaan datanya. Sehingga secara bertahap, kedepannya pasti konektor PATA akan ditinggalkan. Disamping itu, pada SATA tidak lagi ditemukan yang namanya jumper, semuanya sudah diset pada bios dan pada motherboard.
semoga membantu.... , jika ada masalah silahkan email saya kembali.
Salam
Yuhefizar a.k.a Ephi Lintau
http://ephi.polinpdg.ac.id
Edisi 47 : Minggu, 30 Desember 2007


